Tiga Santri Daerah Menangkan BSM Santripreneur Award

  • 0
Santripreneur-Award-2015-copy-30lsb8t9lgbp9v5b7vj94w

Tiga Santri Daerah Menangkan BSM Santripreneur Award

Jakarta, 31 Desember 2015—Tiga santri pengusaha dari daerah memenangkan Bank Syariah Mandiri Santripreneur Award yang digelar BSM bersama dengan Rumah Entrepeneur Indonesia. Mereka menjadi pemenang setelah melewati beberapa babak penilaian dan terakhir interview secara langsung.
BSM Santripreneur Award melombakan para santripengusaha dalam tiga kategori yakni industri jasa dan perdagangan, kuliner, dan industri kreatif. Rata-rata peserta berusia di bawah 25 tahun.
Kemarin 30 finalis telah berada di Jakarta untuk penjurian dan mengikuti puncak penghargaan.  Mereka terpilih dari 712 pendaftar yang lolos kualifikasi persyaratan. Adapun total pendaftar meliputi 883 pendaftar online dan 2.170 pendaftar offline. Para peserta datang dari 130 kota di Indonesia.
Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Agus Sudiarto mengungkap santri merupakan resources terbaik di negeri ini termasuk dari sisi ekonomi. Namun kontribusi santri kurang mendapat perhatian. Melalui event ini BSM ingin memperluas pasar bank syariah sekaligus semacam ‘menjemput bola’. ‘’Selama ini kita mencari Nasabah. Melalui event ini kita menciptakan nasabah baik,’’ ujar dia.
Direktur BSM Agus Dwi Handaya yang menjadi juri mengatakan bisnis para peserta bagus dan prospek. Meskipun ada yang secara pendidikan tidak semua berpendidikan tinggi. ” Ada yang sudah menjadi mitra kementrian dalam membangun sistem IT,” kata dia. Bahkan banyak yang usahanya berorientasi ekspor.
Selain itu secara manajemen banyak yang telah memiliki system dan manajemen pemasaran yang cukup bagus. Hal ini bisa menjadi prospek mitra BSM ke depan.
Tim juri yang terdiri atas Agus Dwi Handaya (Direktur Finance and Strategy BSM), Dr KH Marsudi Syuhud (PBNU), Prof Achmad Mubarok (cendekiawan), Sweet Luvianto (pengusaha) dan KRT Noorwahjudi Hadinegoro (Rumah Entrepreneur Indonesia).
Daftar pemenang BSM Santripreneur Awards sbb.:
1.       Kategori industry, perdagangan, dan jasa: Ismail Bachtiar (Rektor Institute, Sulsel)
2.       Kategori boga: Muhammad Aminul Wahib (Ono Ice Cream, Jatim)
3.       Kategori Kreatif: Amiridzal Jundi (Aksamedia, Jatim)

Leave a Reply

Arsip

Kategori